Thursday, 14 January 2021

Fungsi dan Peran Tari di Masyarakat - Seni Budaya (Seni Tari)

 Fungsi dan Peran Tari di Masyarakat - Seni Budaya (Seni Tari)

Pengertian tari yang dikemukakan oleh pakar seni tari Indonesia, Soedarsono, adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan melalui gerak ritmis yang indah. Elemen dasar tari adalah gerak, yaitu ritme yang telah mendapat stilasi (penghalusan) sehingga menjadi indah dan menjadi gerakan yang tidak persis, seperti meniru gerakan sehari-hari manusia.

Mari, kembangkan wawasan seni tari tradisional dengan lebih jauh mengidentifikasi jenis tari dari berbagai unsur yang membentuknya. Dengan demikian, Anda dapat membedakan seni tari menurut jenis, pola, bentuk sajian, dan perkembangannya.

Jenis Tari Menurut Fungsinya
Fungsi dan Peran Tari di Masyarakat - Seni Budaya (Seni Tari)

Jenis Tari Menurut Fungsinya

Pertunjukan tari secara tidak langsung sebenarnya sering Anda saksikan dalam berbagai pentas seni. Media massa– seperti televisi, internet, koran, majalah, atau bahkan VCD –sering kali menampilkan pertunjukan seni. Dalam berbagai acara pun, pertunjukan tari sering ditampilkan, misalnya pada acara pernikahan. Tarian dalam prosesi pernikahan itu awalnya merupakan sebuah kebiasaan. Kebiasaan tersebut terdiri atas kegiatan simbolis kemasyarakatan dengan aturan tertentu yang dilakukan secara turun-temurun dan disepakati bersama sebagai bagian dari adat istiadat masyarakat setempat.

Tarian yang sering Anda lihat di sekitar Anda merupakan salah satu bagian dari serangkaian kegiatan seremonial dari upacara adat. Misalnya, saat menyambut kelahiran bayi, masa transisi remaja menuju dewasa, khitanan, pernikahan, atau upacara kematian. Tarian tertentu juga sering ditampilkan dengan tujuan bermacam-macam, seperti tarian upacara meminta hujan, tarian pada pesta panen, atau tarian lain yang terlihat seperti tarian bergembira. Tarian tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja yang menginginkannya.

Tari-tarian tradisional tanpa disadari telah menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat dan menjadi media untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan lingkungan. Tarian tradisional juga menjadi bagian antarkomunitas yang berbeda tanpa membedakan agama, ras, dan golongan. Tarian tradisional dapat dengan mudah Anda temukan pada kegiatan kemasyarakatan yang bersifat sakral dan magis, seperti yang telah disinggung pada bagian awal pembahasan ini.

Secara garis besar, tari tradisional Nusantara berdasarkan fungsinya dalam kehidupan bermasyarakat dikelompokkan menjadi tiga bagian besar, yaitu sebagai tari upacara, tari hiburan, dan tari pertunjukan.


1. Tari sebagai Bagian dari Upacara Adat

Sebenarnya banyak tarian yang termasuk ke dalam tari upacara yang kurang begitu memenuhi kaidah tari. Gerak pada tari upacara sangat bergantung kepada naluri untuk bergerak tanpa mengindahkan segi estetika sebuah karya seni tari. Kadangkadang para penari dalam tarian upacara melakukan gerakan disertai keadaan tidak sadar (trance). Hal tersebut terjadi karena ketika para penari mengungkapkan keinginan yang ditujukan untuk Yang Mahakuasa atau Yang Didewakan, atau Yang Tertinggi Penguasa Alam, ia bergerak dengan segenap rasa dengan satu tujuan agar permohonannya terkabul.

Melalui serangkaian upacara adat pada zaman sebelum masuknya agama ke Indonesia, tari menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritualisme masyarakat Indonesia. Lambat laun, kesakralan tari upacara ini telah berkurang di beberapa daerah. Namun, di beberapa daerah lain, seperti Bali, meskipun sudah banyak tari upacara yang berubah fungsi, tari Bali tetap menjadi sebuah seni yang memiliki nilai
spiritualisme karena tari melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya.

Fungsi dan Peran Tari di Masyarakat - Seni Budaya (Seni Tari)
Tari Pendet Sebagai Tari Upacara

Tari lahir sebagian besar disebabkan kebutuhan akan adanya media dalam menyampaikan keinginan kepada sesuatu yang dianggap Tuhan oleh manusia. Salah satu cara berkomunikasi tertua dengan alam yang mengandung unsur tari adalah penyelenggaraan upacara keagamaan. Upacara tersebut dilakukan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari adat istiadat mereka. Perwujudan permohonan dan komunikasi adalah dengan membaca mantra diiringi gerakan-gerakan tubuh yang lahir secara spontan sebagai ungkapan kegembiraan atau rasa syukur, juga sebagai permohonan atas doa. Lambat laun, hal tersebut menjadi sebuah tradisi.

Pernahkah Anda melihat sebuah upacara keagamaan di daerah Anda? Bagaimanakah jalannya upacara tersebut? Adakah gerakan-gerakan yang terlihat seperti menari dalam keadaan tidak sadar?

Orang yang sedang menari pada upacara keagamaan merupakan perwujudan ungkapan seluruh daya hidupnya terhadap yang dianggap Tuhan, seperti pohon, patung, atau roh halus. Dengan paparan tersebut, Anda telah menemukan satu kata bantu dalam menemukan dan mengingatkan kembali pemahaman tari, yaitu ekspresi.

Ekspresi adalah ungkapan jiwa terdalam dalam wujud fisik sebuah ungkapan, bisa berbentuk gerak, coretan, senandung, dan lain-lain.

Tari yang dilihat pada upacara keagamaan atau kemasyarakatan itulah yang dikategorikan sebagai tari yang berfungsi sebagai tari upacara. Tarian yang berfungsi sebagai tari upacara adalah tarian yang bertujuan untuk ritualisme tanpa mengindahkan keindahan dan materi duniawi. Satu hal yang terpenting adalah tercapainya atau tersampaikannya keinginan mereka terhadap Tuhan mereka.


a. Tari Upacara Ritual (Upacara Keagamaan)

Tarian upacara keagamaan yang bersifat magis saat ini sudah jarang ditemukan. Namun, di Bali masih terdapat Tari Sang Hyang Jaran yang hingga kini masih dilakukan sebagai tari upacara untuk mengusir roh jahat. Penari meliuk-liukkan tubuhnya dan bergerak seperti menunggang kuda dengan menggunakan kuda yang terbuat dari bambu. Kemudian, penari bergulingan di atas bara api, tetapi tubuhnya tidak terbakar. Gerakan tubuhnya bergerak bebas karena dalam keadaan tidak sadar. Gerakan ini dilakukan spontan mengikuti keinginan hati tanpa didasarkan kaidah seni, tetapi menunjukkan gerakan ritmis yang tak disadarinya.

Ada lagi tarian lain yang merupakan salah satu peninggalan zaman prasejarah, yaitu Jatilan. Tari ini merupakan tarian dari daerah Borobudur yang sangat dekat dengan upacara ritual memanggil roh binatang totem sebagai bala keselamatan dari roh jahat. Ritual ini dianggap dapat menyucikan jiwa. Kadang-kadang pemainnya melakukan adegan yang pada kehidupan nyata sangat mustahil dilakukan. Mereka tidak terluka ketika menginjak bara api, memakan pecahan kaca, memecahkan kelapa dengan kepala tanpa merasa sakit atau terluka. Hal tersebut dilakukan pada saat ndadi atau trance (Bali: kerawuhan, kesurupan, masuknya roh halus ke dalam tubuh) sebagai perwujudan bahwa roh ‘hadir’ dan menunjukkan kekuatannya kepada masyarakat. Hal tersebut dapat dilakukan karena mereka menari dengan gerakan spontan.

Tari upacara yang berfungsi sebagai media sarana upacara ritual keagamaan dilakukan masyarakat melalui serangkaian upacara adat yang bertujuan melindungi masyarakat dari bencana, kejahatan, serta sebagai ungkapan permohonan agar maksud dan keinginannya terkabul. Pada zaman primitif sebelum masuknya agama ke Indonesia, tari menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan spiritualisme masyarakat Indonesia.

1) Tari Upacara Ritual yang Bersifat Sakral

Tarian jenis ini merupakan tarian suci dan keramat (sakral). Salah satu contoh tari upacara ritual yang bersifat sakral adalah Tari Ngalage. Seperti pada upacara perayaan panen padi di Jawa barat, Tari Ngalage merupakan tarian sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Dewi Padi Pohaci Sang Hyang Sri. Dalam upacara tersebut, setumpuk padi diarak ke balai desa. Iring- iringan tadi didahului penari pembawa umbulumbul warna-warni. Iringan yang terdepan adalah umbulumbul terutama menggunakan warna merah putih sebagai lambang dua sisi sifat yang berlawanan, yaitu baik buruk, susah senang, dan dunia akhirat. Iring-iringan tersebut terdiri atas para pemikul padi dari bambu yang dibuat sedemikian rupa sehingga akan menimbulkan suara yang makin lama makin ramai dan membuat semangat iring-iringan karena umumnya jarak ke balai desa lumayan jauh.

Di belakang barisan pemikul padi tersebut, ada lagi rombongan yang membawa
alat-alat pertanian dan pembawa angklung serta alat tabuh dog-dog lojor. Kemudian, angklung serta dogdog lojor itu dibunyikan pada tempat-tempat tertentu di sepanjang perjalanan mereka. Setelah tiba di balai desa, barulah mereka mempertunjukkan kemahiran menari sambil memainkan empat buah dogdog dan sembilan buah angklung.

Tari Rokatenda dari Flores juga menunjukkan ekspresi ungkapan rasa syukur karena hasil panen yang melimpah ruah. Tari ini dibawakan oleh penari muda-mudi daerah Ende, Flores, dan Nusa Tenggara Timur.

Tari Mon dari Irian Jaya juga merupakan tari upacara ritual yang bersifat sakral. Tarian tersebut dibawakan oleh penari wanita yang duduk melingkari pohon tempat arwah. Mereka dilingkari oleh para penari pria dengan posisi berdiri. Tarian ini merupakan tarian pemujaan terhadap arwah nenek moyang.

2) Tari Upacara Ritual yang Bersifat Magis

Tarian ini berhubungan dengan hal-hal gaib (magis). Salah satu contoh tarian upacara yang bersifat magis adalah Tari Sang Hyang Jaran dari Bali. Tarian ini sebagai ungkapan permohonan keselamatan, yang mengandung unsur magis dengan menginjak-injak bara api, membawa simbol kuda dibuat dari jerami, dan penari bergerak kerawuhan/trance. Dipercaya kekuatan magis menjadi faktor penguat hubungan komunikasi dengan sang Dewa. Tari Sang Hyang adalah tari upacara keagamaan sebagai cara manusia membentengi dirinya dan menolak bahaya dari alam atau faktor lain. Pembawaan penari tidak sadarkan diri memang menjadi dominan dalam tari sejenis. Dalam keadaan trance, penari mempunyai kekuatan dan kemahiran di luar kemampuan manusia pada umumnya. Kesempatan inilah yang digunakan untuk meminta sesuatu kepada Sang Hyang sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Bali.

Contoh tarian lainnya yaitu Tari Warung Kelumbut dari Sumba Timur. Tari ini merupakan perwujudan kepercayaan kepada binatang totem oleh masyarakat setempat. Masyarakat Kecamatan Merabu menarikan tarian ritual magis ini dengan meniru binatang totemnya. Masyarakat percaya bahwa manusia dan binatang dapat hidup berdampingan sehingga ada persatuan yang bersifat mistis yang dapat menjaga satu sama lain, tidak saling merusak dan mengganggu. Jika terjadi persatuan mistis, manusia akan kerasukan atau tak sadar diri.

Tari Sintren merupakan tarian bersifat magis yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Tari ini menampilkan seorang penari yang sekujur tubuhnya diikat tali, kemudian ditutup kurungan ayam yang ditutupi kain. Hanya dalam beberapa saat ketika kurungan ayam dibuka, penari tadi dapat melepaskan diri dari ikatan. Kemudian, ia menari dalam keadaan tidak sadarkan diri. Selama tarian berlangsung, penari akan terkulai lemas apabila penonton melempari uang logam ke arahnya.

Tarian lain ini bersifat magis, tetapi bukan merupakan tarian upacara keagamaan. Tarian yang bersifat magis lain, misalnya Tari Kuda Kepang dan Tari Piring. Pada bagian tertentu dalam Tari Piring, penari menginjak piring menjadi pecahan kecil.

Keanekaragaman Hayati - Biologi

Keanekaragaman Hayati - Biologi


        Manusia dengan akalnya menciptakan teknologi untuk mengeksploitasi alam dan keanekaragaman hayati di dalamnya demi memenuhi kebutuhan hidupnya. Banyak sekali kerusakan yang terjadi di alam akibat ulah manusia, namun tidak sedikit pula yang diperbaiki oleh manusia.

Setelah mempelajari bab ini kalian diharapkan dapat merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman makhluk hidup dengan mengamati lingkungan. Semakin mengenal dan menghargai keanekaragaman hayati di Indonesia dengan berusaha menjaga dan melestarikannya.

PETA KONSEP

Untuk membantu kalian memahami materi pada bab ini disajikan peta konsep sebagai berikut.

Keanekaragaman Hayati - Biologi
Peta Konsep Keanekaragaman Hayati

Semenjak meledaknya jumlah penduduk serta berkembangnya industri, eksploitasi terhadap keanekaragaman hayati (biodiversitas) semakin meningkat. Setiap tahunnya jutaan hektar hutan alam menghilang karena berubah fungsi untuk berbagai kepentingan manusia. Penggundulan dan pembakaran hutan, reklamasi pantai dan rawa, pengembangan industri yang tidak dilengkapi pengolahan limbah, serta penggunaan bahan kimia, seperti pupuk dan pestisida secara berlebihan, merupakan kegiatan manusia yang secara tidak sadar akan menghancurkan keanekaragaman hayati.

Keanekaragaman Hayati - Biologi
Pembukaan Hutan Untuk Pertanian

Apabila kegiatan manusia seperti tersebut di atas tidak segera diakhiri, manusia sendirilah yang akan menderita kerugian, jika tindakan penyelamatan keanekaragaman hayati tidak dilaksanakan maka
spesies yang hidup hari ini akan menuju kepunahan. Para ilmuwan juga menyatakan bahwa rusaknya hutan hujan tropis menyebabkan hilangnya beberapa tumbuhan yang bermanfaat, karena fungsinya
sebagai bank gen atau apotek hidup hilang akibat kepunahan tumbuhan yang bersangkutan.

Di negara agraris yang mulai berkembang, usaha peningkatan produksi pertanian yang secara tidak sadar akan menurunkan keanekaragaman hayati terus dikembangkan, yaitu bercocok tanam sistem monokultur, artinya bercocok tanam dengan lahan yang tetap dan tanamannya satu jenis saja. Dipandang dari keanekaragaman hayati, sistem monokultur tersebut sangat merugikan. Sistem monokultur dapat menurunkan tingkat keanekaragaman hayati karena hanya mengembangkan satu jenis tanaman saja. Hal ini membuat tanaman lain semakin langka. Unsur-unsur tertentu yang dibutuhkan tanaman tersebut semakin lama juga akan semakin menipis sedangkan unsur-unsur lainnya tersedia cukup banyak. Oleh sebab itu, sistem monokultur dapat mengundang hama dan penyakit.

Usaha penciptaan tanaman varietas revolusi hijau di Amerika, gandum di Meksiko, padi di Asia menjadi penyebab kerusakan keanekaragaman hayati di daerah atau negara tersebut. Karena semakin lama akan menghilangkan organisme awal yang merupakan sumber penciptaan keturunan (varietas) tersebut. Untunglah, di hutan belantara Asia masih tersimpan jenis padi liar yang selama ini lepas dari perhatian, yaitu spesies Oryza nivana. Berkat ketekunan para ilmuwan, dihasilkan varietas unggul tahan wereng.

Dalam bidang pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan, produksi selalu didorong ke arah pemusnahan keanekaragaman hayati. Jadi, produksi yang didasarkan kepada keseragaman menjadi ancaman utama konservasi keanekaragaman hayati dan keberlanjutan produksi itu sendiri.
Keanekaragaman hanya dapat dilestarikan jika keanekaragaman dijadikan logika produksi. Jika produksi selalu ditempuh dengan keseragaman dan homogenisasi maka keanekaragaman akan terus terancam keberadaannya.


ASAL-USUL KATA SEJARAH (soalkita1)

        ASAL-USUL KATA SEJARAH

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengenal kata sejarah. Kata sejarah sering dipahami oleh masyarakat secara umum sebagai sesuatu hal yang berkaitan dengan masa lampau. Apabila orang ingin mengetahui bagaimana kehidupan masa lalunya, maka orang akan membicarakan sejarah kehidupannya, misalnya, dalam ruang lingkup yang lebih kecil, terdapat sekelompok masyarakat dalam perayaan-perayaan tertentu selalu mengungkap sejarah keluarganya.

Di Jawa Barat misalnya, ada tradisi “silaturahmi” hari Raya Idul Fitri dengan cara seluruh keluarga itu berkumpul dan dalam perkumpulan itu diungkapkan bagaimana asal usul keluarga tersebut terbentuk. Tradisi ini sering disebut dengan “khaul” keluarga. Ada pula sejarah itu diungkapkan pada setiap hari ulang tahun, misalkan ulang tahun lembaga pendidikan pesantren.


ASAL-USUL KATA SEJARAH (soalkita1)
Asal-Usul Kata Sejarah

Dalam perayaan lembaga pendidikan ini akan diungkapkan bagaimana sejarah berdirinya pesantren itu, siapa pendirinya, bagaimana proses berdirinya pesantren tersebut, bagaimana perjuangan yang dilakukan oleh para pendiri dalam membangun pesantren, dan cerita-cerita lainnya. Berdasarkan contoh-contoh tersebut, apakah sejarah itu hanya bicara masa lalu?

Kata sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu Syajaratun, yang berarti pohon kayu. Pohon dalam pengertian ini merupakan suatu simbol, yaitu simbol kehidupan. Di dalam pohon terdapat bagian-bagian seperti batang, ranting, daun, akar, dan buah. Bagian-bagian dari pohon itu memiliki hubungan yang saling terkait dan membentuk pohon tersebut menjadi hidup. Ada dinamika yang bersifat aktif, tidak pasif. Dinamika ini terus-menerus terjadi beriringan dengan waktu dan ruang di mana kehidupan itu ada. Dengan adanya lambang pohon itu, dapat menunjukkan adanya suatu pertumbuhan dan perkembangan.

Kalau kita kaitkan pengertian syajaratun dengan kehidupan manusia, dapatlah mengandung arti bahwa manusia itu hidup akan terus bergerak tumbuh seiring perjalanan waktu dan tempat atau ruang di mana dia berada. Kehidupan bukanlah sesuatu yang diam atau statis, tetapi sesuatu yang terus-menerus tumbuh dan berkembang. Sebagai contoh, manusia dalam kehidupannya mengalami fase-fase tertentu, yaitu fase di dalam kandungan, lahir, bayi dan anak-anak, remaja, dewasa, dan orang tua. Fase-fase kehidupan tersebut menunjukkan adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia.

Kesinambungan itu terjadi karena manusia dalam kehidupannya diikat oleh waktu dan ruang. Ada masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, ketiga-tiganya menunjukkan adanya kesinambungan. Masa lalu akan menentukan masa sekarang, dan masa sekarang akan menentukan masa depan.Waktu dalam pengertian ini dapat diartikan jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan bentuk waktu yang lainnya. Ruang adalah tempat di mana manusia itu tinggal, misalkan di desa, kota, kampung, dusun, dan lain-lain. Dengan uraian contoh tersebut, dapatlah dinyatakan bahwa ciri penting dari sejarah adalah adanya konsep waktu dan ruang. Jadi, sejarah pada dasarnya bukan hanya bicara masa lalu, sejarah pada dasarnya berbicara kehidupan manusia dalam konteks waktu dan ruang.

Selain istilah syajaratun yang berasal dari bahasa Arab, terdapat katakata Arab lainnya yang memiliki arti hampir sama dengan kata syajaratun, seperti silsilah, riwayat atau hikayat, kisah, dan tarikh. Silsilah menunjuk pada keluarga dan nenek moyang. Pada kerajaan-kerajaan masa lampau, sering dibuat silsilah keluarga raja, yaitu mulai dari siapa pendiri kerajaan itu sampai pada raja yang sedang berkuasa. Sebagaimana telah dicontohkan di atas, dalam masyarakat ada tradisi pada saat merayakan idul fitri diadakan acara pertemuan keluarga besar dalam rangka silaturahmi.

Dalam acara ini biasanya disampaikan silsilah keluarga itu, mulai dari siapa leluhurnya sampai dengan keluarga yang masih hidup. Riwayat atau hikayat dikaitkan dengan cerita yang diambil dari kehidupan, baik perorangan maupun keluarga. Riwayat dapat berarti laporan atau cerita tentang kejadian. Hikayat yaitu cerita tentang kehidupan yang menjadikan manusia sebagai objeknya atau disebut dengan biografi. Kata biografi berasal dari kata bios yang artinya hidup dan gravein yang artinya menulis. Jika objek cerita kehidupan manusia itu seseorang, diri sendiri, disebut autobiografi.

Pada saat ini banyak sekali para tokoh yang membuat biografi atau autobiografi dirinya. Para tokoh ini berasal dari berbagai kalangan, baik dari kalangan politisi, pejabat, pengusaha, maupun kalangan lainnya. Mereka menulis biografi atau autobiografi dengan harapan masyarakat dapat mengetahui sepak terjang perjuangan hidupnya. Biografi atau autobiografi ditulis biasanya dalam rangka memperingati ulang tahunnya dalam usia-usia tertentu, misalnya dalam rangka ulang tahun ke-70 dan ke-60.

Kata Arab lainnya yang sama dengan syajaratun yaitu tarikh dan kisah. Tarikh dalam bahasa Arab secara umum menunjuk ke masa lampau, juga lebih mengandung arti cerita tentang kejadian yang benar-benar terjadi pada masa yang lampau. Tarikh menunjukkan tradisi dalam sejarah Islam seperti tarikh nabi, tarikh Islam, dan sebagainya.

Selain kata-kata Arab, terdapat pula dalam bahasa-bahasa di Nusantara kata-kata yang artinya mirip dengan sejarah. Kata-kata tersebut seperti babad dalam bahasa Jawa, tambo dari bahasa Minangkabau, pustaka dan cerita. Kata babad menurut Pigeud berarti cerita sejarah. Selain itu, kata tersebut dapat pula diartikan dalam bahasa Jawa yang berarti “memangkas”. Hasil dari pem-babad-an ini ialah suasana terang. Kalau babad dikaitkan dengan kata sejarah, berarti sejarah itu bertugas memberikan penerangan tentang suatu keadaan.

Istilah lainnya yang berasal dari kata asing yang sama dengan kata sejarah yaitu history dari bahasa Inggris, geschichte berasal dari bahasa Jerman, dan gechiedenis berasal dari bahasa Belanda. History berasal dari bahasa Yunani kuno, yaitu historia (dibaca istoria), yang berarti “belajar dengan cara bertanya-tanya”. Menurut filosof Yunani Aristoteles, historia berarti pertelaan sistematis mengenai seperangkat alam, tanpa mempersoalkan susunan kronologis. Dalam perkembangannya, istilah history sama dengan istilah scientia yang artinya pertelaan sistematis nonkronologis tentang gejala alam. Adapun historia lebih diartikan sebagai pertelaan mengenai gejala-gejala (terutama hal ihwal manusia) dalam urutan kronologis. Dengan demikian, istilah history pada mulanya bukanlah berarti sejarah dalam pengertian sekarang, tetapi lebih dekat sebagai ilmu pengetahuan atau sains.

Dalam perkembangan kemudian, kata historia berarti sesuatu yang telah terjadi. Istilah ini sama dengan kata geschichte, berasal dari kata geschehen, yang berarti terjadi; dan gechiedenis, berasal dari kata geschieden, yang berarti terjadi. Kata historia yang berasal dari bahasa latin tersebut masuk ke dalam bahasa-bahasa Eropa lainnya. Misalnya historie atau l’hisrorie dalam bahasa Prancis, history dalam bahasa Inggris, dan istorya dalam bahasa Rusia.

Sunday, 3 November 2019

KARAKTERISTIK UMUM FILUM PROTOZOA DAN KELAS - KELASNYA

KARAKTERISTIK UMUM FILUM PROTOZOA DAN KELAS - KELASNYA

Protozoa diambil dari kata "PROTOS" yang berarti "PERTAMA" sedangkan "ZOION" berarti "BINATANG". Protozoa itu sendiri temasuk mikroorganisme yang dibagi kedalam dua kata pula yaitu (micros yang artinya kecil lalu organisme yang artinya mahluk hidup), besarnya antara 3 mikron sampai 100 mikron. Protozoa merupakan penghuni tempat berair atau tempat basah. bila keadaan jadi kering, akan membuat cyste (kristal). kegiatan hidup dilakukan oleh sel itu sendiri. Di dalam sel terdapat alat-alat yang melakukan kegiatan hidup. Alat-alat itu misalnya: Inti (nukleus), butir inti (Nukleous), rongga (vacuola), mitokondria.

protos, zoion, mikroorganisme, nukleus, nukleous, vacoula, mitrikondria


Pada umumnya protozoa bersel satu, tetapi ada beberapa spesies yang membentuk koloni. umumnya di dalam satu sel terdapat satu inti, tetapi dari beberapa spesies secara generatif berkonyugasi karena individu jantan dan betina belum jelas perbedaannya. sesuai dengan sifat sel binatang, umummnya protozoa berdinding selaput plasma tipis. Bentuk tubuh protozoa ada yang selalu berubah-ubah ada juga tetap bentuk bola atau bulat panjang dengan atau tidak dengan suatu flagea atau silia.

Pada zaman purba ada spesies-spesies yang mampu menyusun kulit atau kerangka luar terbentuk dari kapur atau kersik, hal ini diketahui dari fosil-fosil yang terdapat dalam batu-batu yang berasal dari zaman kambrium kurang lebih sekitar 600 juta tahun yang lalu. Spesies yang berkerangka kersik lebih dahulu hidupnya bila dibandingkan dengan yang berkerangka kapur. Penemuan fosil-fosil ketika pengeboran tanah atau mencari sumber-sumber minyak.

Protozoa hanya dapat hidup dari zat-zat organik, merupakan konsumen dari komunitas, mereka memakai bakteri atau mikroorganisme lain atau sisa-sisa organisma. Di perairan umumnya merupakan zoo plankton.

Kelas Rhizopoda atau Sarcodina

(Rhiza = akar, Pous = kaki, Sarcodes = gumpalan, Sarx = daging)
Protoplasma Rhizopoda dapat menjadi kaki semu (pseudopodia: pseudo = semu, pous = kaki) untuk bergerak dengan gerakan amoeboid. Hidup di air tawar, dilaut dan parasit pada binatang lain atau manusia. Berkembang biak secara vegetatif dengan membelah diri.

Contoh representatif: Amoeba Proteus (a = tidak, moeba = bentuk)

Hidup di tempat basah atau tempat berair. Tubuh terdiri atas kulit luar (ektoplasma), selaput luar disebut plasmolemma. bagian dalam disebut endoplasma yang padanya terdapat inti, rongga makanan, rongga berdenyut, bagian plasmagel, bagian plasmasol, dan butiran- butiran lemak. rongga berdenyut berfungsi sebagai alat pengeluaran cairan supaya nilai osomsis isi sel terpelihara (gel berkadar air rendah, sol berkadar air tinggi). Bila dari amoeba diambil dari intinya, akan segera mati tetapi bila diambil protoplasmanya akan membentuk protoplasma baru. Amoeba memakan bakteri, alga bersel satu dan mahluk hidup bersel satu lainnya. makanan dicerna di rongga makanan sisanya ditinggalkan. Berkembang biak secara vegetatif membelah diri didahului dengan pembelahan intinya. Amoeba mengambil oksigen untuk pernafasan dan mengeluarkan karbon dioksida melalui selaput plasma.

Berdasarkan cara hidup amoeba dibedakan menjadi 2 yaitu:

1. Hidup diluar tubuh organisma lain/ manusia disebut ecto amoeba (ectomoeba), contohnya amoeba proteus
2. hidup didalam tubuh organisme lain/ manusia disebut ento amoeba (entomoeba), contohnya entamoeba dysenteries/ entamoeba histolitica di usus halus dan entamoeba coli penghuni usus tebal.

Contoh lain dari kelas Rhizopoda:

1. Arcella Vulgaris, rangka luar dari kinti, terdapat di air tawar.
2. Difflugia Corona, rangka luar mengandung pasir, terdapat diair tawar.
3. Foraminifera (globierina bulloides) rangka luar dengan zat kapur dengan celah-celah tempat keluarnya benang-benang protoplasma sebagai kaki semu (pseoudopodia). Rangka yang telah kosong mengendap didasar laut merupakan tanah globirena. Fosil- fosil foraminifera berguna sebagai petunjuk dalam penyelidikan tanah yang mengandung minyak bumi.
4. Heliozoa (actinophrys sol), rangka luar dari kersik, celah- celah teratur tempat keluarnya pseudopodia, hidup di ar tawar.
5. Radiolaria (lichnaspis giltochii), rangka luar dari kersik, bercelah celah tempat keluarnya pseudopodia yang dimanfaatkan sebagai alat penggosok.

struktur sel amoeba proteus
Struktur Sel Amoeba Proteus

Kelas Flagellata/ Mastigophora

(Flagrum = masti = bulu cambuk)
Bentuk tubuh lebih tetap tanpa rangka luar, tubuhnya dilindungi oleh suatu selaput yang felksibel yang disebut pelliecle, disebelah luarnya terdapat selaput plasma. alat gerak berupa bulu cambuk (flagrum = mastix). Hidup di air tawar,di laut atau parasit pada organisma lain atau manusia. Pembiakan secara vegetatif dengan membelah diri. bentuk umum yang dipelajari ialah euglena. Tubuhnya dempak atau tumpul/ tumpul dibgian depan dan runcing dibagian belakang.

Di dalam portopasma terdapat neukleus, chloroplast dengan pyrenoid dan dibagian depan terdapat bintik mata (stigma) yang berwarna merah serta rongga berdenyut. Bintik mata berfungsi untuk mengarahkan organisme ke arah cahaya yang intensitasnya sedang. Pada keadaaan yang tidak menguntungkan euglena dapat membentuk kista. Dekat ujung anterior sebelah bawah terdapat mulut sel (cytostome) yang diteruskan kedalam gullet cell (cythoparynk). Cythoparynk membesar dibagian dasarnya membentuk suatu gelembung yang disebut reservoir.

Contoh- contoh flagellata:

1. Euglena virdis (ber-chlorophyll) dan astasia sp (tidak ber-chlorophyll). Bila euglea virdis (berwarna hijau) dipelihara dan diberi streptomysin, warna hijau akan hilang. kedua-duaya akan hidup di air tawar.
2. Noctiluca scintilluca/ Noctiluca miliaris, hidup dilaut, ada dua flagel panjang dan pendek, sering bersimbiosis dengan alga. Noctiluca dapat menyebabkan laut bercahaya pada malam hari (juminescent)
3. Volvox globator, hidup di air tawar, merupakan koloni dari beribu-ribu binatang ber sel satu dengan masing- masing memiliki 2 flagea. Di dalam koloni dapat berbentuk koloni baru dan kemudian melepaskan diri koloni lama menjadi koloni tersendiri.
4. Trypanosoma, mempunyai 1 flagea, hidup sebagai parasit pada binatang atau manusia, penyebab penyakit tidur. Trypanosoma gabiense ditularkan oleh lalat tsetse glossina palpalis sedangkan Trypanosoma rhodensia oleh glossina morsitans. Trypanosoma cruzi penyebab anemia pada anak kecil (di Amerika Tengah). Trypanosoma evansi penyebab penyakit surra pada binatang ternak. Leismania donovani serupa Trypanosoma penyebab penyakit kala azar (di Mesir dan di India).

Trypanosoma Gambiense
Trypanosoma Gambiense

Kelas Ciliata/ Infusoria (Cilium = Kelopak Mata)

Contoh: Paremecium Caudatum (holotrica).
Hidup di air tawar yang banyak mengandung bakteri atau zat-zat organik. bentuknya seperti sandal (cenela), ada bagian yang dempak disebelah depan dan meruncing dibagian belakang. Padanya terdapat banyak silia untuk alat gerak dengan cara bergetar. Terdapat trichocyts mulut, rongga makanan dan rongga berdenyut, macronukleus, mickro nukleus dan sel dubur.

Berkembang biak secara vegetatif membelah diri secara tranversal, dimuai dengan membelah makronukleus yang diikuti oleh sitoplasmanya, membelah diri dapat terjadi kurang lebih 24 jam. Setelah terjadi beberapa kali pembiakan vegetatif, terjadilah pembiakan generatif secara konyugasi yang dimulai pertemuan antara 2 individu pada bagian mulut, kemudian terjadi peristiwa selanjutnya mancronucilus lenyap, mikronukelus membelah secara meiosis menjadi empat, tiga diantaranya lenyap yang satu membelah menjadi dua micronukleus (haploid) dan terjadi tukar enuar micronukleus sehingga terjadi persatuan micronukleus haploid menjadi micronukleus diploid, tiap individu memisahkan diri.

Micronukleus di dalam masing- masing individu akan membelah tiga kali berturut0turut menjadi delapan, empat diantaranya menjadi makronukleus, tiga lenyap dan menjadi micronukleus. dalam keadaan demiiaan tiap individu dan mikronukleusnya mengadakan pembelahan dua kali berturut-turut sehingga menjadi empat paramecium baru dengan makronukleus, micronukleus dan perlengkapan lainnya yang lengkap.

Respirasi dan ekstresi terjadi melalui permukaan tubuhnya (selaput plasma). tubuhnya dilindungi oleh pellicle, dibawah pellicle terdapat trichocyst yang akan dikeluarkan jika dirangsang. trichocyst ini berfungsi juga sebagai alat perlindungan jika diserang oleh musih.

Sekalipun umumnya Ciliata hidup di air tawar tetapi ada juga yang hidup ditempat lain, misalnya didalam usus tebal manusia yang sewaku-waktu dapat menimbulkan gangguan perut, contoh Balantidium coli.

Paramecium caudatum
Susunan Sel Paramecium

Contoh- contoh lain dari pada Ciliata:

1. Didinum nasutum (Holotrica), Merupakan predator didalam ekosistem perairan, dapat menjadi pemangsa paramecium.
2. Stentor coeruleus (Heterortcricha), biasanya menetap pada suatu tempat, sekalipun suatu waktu dapat berpindah tempat.
3. Vorticella campanula (Peritricha), bertangkai lurus atau spiral, hudup pada suatu tempat, silia hanya sekitar mulut.
4. Stylochia Mytilus (Hypotrica), bentuk spiral siput, silia berkelompok- kelompok, hidup merayap didasar kolam, banyak terdapat pada permukaan daun yang terendam air.
5. Podophrya collini, ketika masih muda bersilia dan setelah dewasa bertentakel untuk menghisap zat-zat dari mangsanya, juga bertangkai cilliata yang bersillia ketika muda dan bertangkai, oleh beberapa ahli dimasukan  kedalam kelas tersendiri yaitu kelas Suctoria.

macam-macam ciliata

Beberapa Contoh Ciliata

Kelas Sporozoa

(Sporo = benih, Spora, Zoion = Binatang). Tidak Memiliki Alat Gerak.
Contoh: Plasmodium sp.

Sporozoa kurag begitu dikenal dengan baik dibandingkan dengan Protozoa yang lainnya karena hewan ini tidak terdapat pada kolam atau perairan. hewan-hewan ini merupakan hewan yang parasit. siklus hidup dari beberapa sporozoa sangat rumit karena menyangkut beberapa spesies hospes. Contoh yang paling umum untuk dipelajari adalah Plasmodium yang menyebabkan penyakit malaria, diketemukan oleh Carles Laveran, Ronald Ross dan Grassi, ditularkan oleh nyamuk Anopheles.

berkembang biak secara vegetatif di dalam tubuh manusia dan genetatif didalam tubuh nyamuk. Di dalam tubuh nyamuk, gemetosit yang terisap nyamuk akan berubah menjadi mikro dan makrogaet. mikrogamet (gametosit jantan) bentuk kecil memanjang dengan makrogamet (gametosit betina) bentuk bulat. Perkawinan antara mikro dan makrogamet menghasilkan suatu zygot. Zygot membentuk ookinet di dalam dinding usus nyamuk, inti ookinet membelah menjadi banyak bagian (sporogoni), kemudian masing-masing bagian dengan protoplasmanya menjadi sporozoit- zporozoit.

Sporozoit kemudian meninggalkan gelembung dan menyebar didalam alat pencernaan dan samapai ke kelenjar ludah nyamuk. Bila nyamuk menusuk atau menggigit manusia, sporozoit akan masuk kedalam tubuh manusia. Di dalam tubuh manusia sporozoit akan menyerang sel hati (siklus eksoerytrostik) kemudian menyerang erystrosit (siklus erystrosit) (schizogony), selanjutnya membiak secara vegetatif menjadi merozoit yang disebut sporulasi.

Pada sporulasi sau nukleus (inti) membelah berulang- ulang dan tiap- tiap initi yang terjadi diikuti bagian-bagian sitoplasma. Merozoit menyerang sel-sel darah merah baru dan berulanglah pembiakan secara vegetatif lagi. setelah pembiakan vegetatif terjadi berulang- ulang, diatara morozoit-morozoit yang telah ada di dalam sel-sel darah merah itu ada yang berubah menjadi gametosit (sel kelamin) yang dapat terisap oleh nyamuk bila menggigit penderita, kemudian berubah menjadi mikrogamet seperti yang telah dijelaskan di atas.

nyamuk malaria

Siklus Hidup Plasmodium Malariae

Saturday, 2 November 2019

Kebutuhan Internet Bagi Masyarakat Beserta Dampak Positif dan Negatifnya

Kebutuhan Internet Bagi Masyarakat Beserta Dampak Positif dan Negatifnya

A. Internet
Internet berasal dari interconnection-networking adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/ Internet Protocol Suit (TCP/IP) sebagai protocol pertukaran paket (Packet Switching Communication Protocol) untuk melayanani miliaran pengguna di seluruh dunia.


Internet Positif dan Internet Negatif


Kebutuhan Internet di Masyarakat
Mungkin dulu internet merupakan sarana pelengkap atau hiburan semata namun, sekarang kedudukan internet telah berubah yaitu telah menjadi sebuah kebutuhan bagi semua orang baik dari kota-kota besar maupun kepelosok daerah-daerah, tidak hanya kalangan menengah keatas saja kalangan menengah kebawahpun sudah mengenal internet bahkan menjadi prioritas utama untuk remaja zaman sekarang.

Hampir semua telah mengenal internet dan menggunakan internet untuk berbagai keperluan. Ibu rumah tangga misalnya, bias menggunakan internet untuk mencari resep makanan, pedagang bisa menjual dagangannya berupa toko online lewat internet seperti Shopee, Bukalapak, Tokopedia dan lain-lain. Seseorang bisa mengirim surat lewat email di internet dan yang lebih besar lagi adalah hampir semua transaksi yang terjadi saat ini telah menggunakan internet, seperti transaksi perbankan, transaksi dengan Gopay, Dana, Ovo serta transaksi-transaki lainnya.

  • Dampak positif internet


Internet sebagai media komunikasi
Fungsi ini merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan, setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia

Media untuk mencari informasi
Perkembangan internet yang pesat menjadikan internet menjadi salah satu sumber informasi yang penting. Kemudian memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia mengerti apa saja yang terjadi. Bahkan dapat digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan dan lain-lain.

Sumber penghasilan
Saat ini banyak sekali orang yang menggunakan internet sebagai sumber penghasilan.

Kemudahan berbisnis
kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi ke tempat penjual.

Sumber informasi dan data
Kemudahan memperoleh informasi dan pertukaran data dengan menggunakan email, newsgroup, FTP (File Transfer Protocol) dan WWW (world wide web) pengguna internet diseluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

  • Dampak Negatif Internet

Pornografi
Internet identic dengan pornografi karena dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografipun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis homepage yang dapat diakses.

Penipuan
Internetpun tidak luput dari serangan penipuan. Cara terbaik agar terhindar dari hal ini adalah mengonfirmasi kebenaran informasi yang kamu dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

Mengurangi sifat sosial
Mengurangi sifat social manusia karena cenderung lebih suka berhubungan melalui internet dari pada bertemu secara langsung.

Kecanduan
Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang disebabkan melayani kecanduan tersebut.

Berita menyesatkan/hoaks
Berita yang tidak benar yang dapat merugikan nama baik seseorang atau organisasi.

Tuesday, 9 July 2019

SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA BESERTA FUNGSINYA

SISTEM PERNAFASAN PADA MANUSIA BESERTA FUNGSINYA

Setiap mahluk hidup pasti bernafas. Bernafas adalah menghirup dan menghembuskan udara melalui paru-paru. Tujuan dari proses bernapas mahluk hidup adalah untuk memeroleh energi. Taukah kamu kita bernafas rata-rata 12 sampai 18 kali permenitnya? Itu berarti dalam sehari kita bisa bernafas sampai 17.280 kali! Wiih, ternyata banyak banget. meskipun dalam sehari kita bisa bernafas sebanyak itu dan sepertinya bernafas itu adalah hal yang simple hanya menghirup udara dan mengeluarkannya, tapi nyatanya bernafas tidak se simpel itu loh. Ada berbagai organ yang terlibat dalam bernapas. Apa saja? kita bahas disini.

ORGAN PERNAPASAN DAN FUNGSINYA


A. Hidung
Hidung merupakan alat pernapasan paling awal yang dilalui udara. didalam rongga hidung terdapat rambut kecil (silia) dan selaput lendir. Rambut kecil berguna menyaring udara kotor yang masuk melalui hidung, sedangkan selaput lendir menghasilkan lendir yang berfungsi menangkap udara kotor yang lolos oleh saringan rambut kecil, menghangatkan suhu udara yang masuk ke paru-paru dan mengatur kembali udara.

B. FARING (Rongga Tekak)
Faring merupakan rongga persimpangan antara jalan udara pernapasan (batang tenggorokan dan rongga hidung) dan jalan makanan (esofagus).

C. LARING (Pangkal Tenggorokan)
Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring merupakan saluran udara dan berperan dalam pembentuan suara. Dalam laring terdapat selaput suara yang ketegangannya diatur oleh serabut-serabut otot sehingga dapat menghasilkan tinggi rendahnya nada suara yang diperlukan. pangkal tenggorokan dapat ditutup oleh katup panggkal tenggorokan (epiglotis).

D. TRAKEA (Bentang Tenggorokan)
Trakea berfugsi sebagai tempat lewatnya udara. Trakea merupakan lanjutan dari laring yang dibentuk oleh 16 sampai dengan 20 cincin yang terdiri dari tulang-tulang rawan yang berbentuk seperti kuku kuda (huruf C).

E. BRONKUS (Cabang Batang Tenggorokan)
Didaerah dada, trakea bercabang dua ke kiri dan kekanan disebut bronkus (cabang baatang tenggorokan). Didalam paru-paru, tiap bronkus membentuk cabang-cabang disebut bronkiolus. yang menuju tiap lobus pada paru-paru.

F. PULMO (Paru-Paru)
PULMO (Paru-paru)


Paru-paru merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Paru-paru terletak didalam rongga dada di kanan dan kiri jantung dan dilindungi oleh tulang-tulang rusuk yang membentuk semacam sangkar. Paru-paru kanan memiliki tiga lobus, sedangkan paru0paru kiri memiliki dua lobus. bagian luar paruparu diselubungi oleh dua selaput pelindung yang disebut pleura. Semakin kedalam, di dalam paru-paru akan ditemui gelembung halus kecil yang disebut alveolus. Alveolus gelembung-gelembung halus atau gelembung paru-paru yang sangat tipis, tetapi elastis dan mengandung kapiler-kapiler darah pada alveolus inilah pertukaran gas antara oksigen dan karbondioksida.

Kurang lebih seperti itulah struktur dan fungsi alat-alat pernapasan pada sistem pernapasan manusia. Dan berikut adalah jalur pernapasan pada manusia Rongga Hidung -  Faring - Laring - Trakea - Bronkus - Pulmo.

Monday, 27 May 2019

PENGERTIAN DAN CABANG SENI RUPA

PENGERTIAN DAN CABANG SENI RUPA

Seni rupa merupakan cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan di rasakan dengan rabaan. Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua, yaitu karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi merupakan karya seni rupa yang memiliki dimensi yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar, atau karya seni yang hanya bisa di lihat dari satu arah pandangan. Contoh karya seni rupa dua dimensi antara lain seni lukis, seni grafis, seniilustrasi, relif dan lain sebagainnya. Adapun karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang.

APA ITU PENGERTIAN DAN CABANG SENI RUPA


Seni rupa dapat diklasifikasikan sebagai berikut.

1. Cabang Seni Berdasarkan Penciptanya
  • Seni Rakyat (Folk Art). Karya seni ini timbul dan berkembang pada suatu masyarakat yang tidak diketahui penciptanya. karya seni ini dapat berupa seni pakai atau seni tradisional, alat-alat upacara ataupun karya seni Kriya.
  • Seni Murni (Fine Art). Suatu cabang seni yang penciptaannya bukan untuk memenuhi kebutuhan praktis atau segi guna, melainkan hanya untuk kebutuhan batin. Pembuatannya hanya bertujuan memenuhi rasa keindahan dan kebutuhan ekspresi seniman.
  • Seni Terapan (Applied Art). Karya seni ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia sehingga disebut seni pakai atau terapan. Seni terapan adalah seni yang ada gunanya terhadap keperluan sehari-hari pada masyarakat. Contoh: Seni kriya, seni ilustrasi, seni bangunan, seni interior atau eksterior dan sebagainya.
2. Cabang Seni Rupa Menurut Bentuk/ Wujud/ Dimensi
  • Seni Rupa Dua Dimensi (Dwimatra). Dimensi adalah ukuran yang meliputi panjang, lebar dan tinggi atau volume. Senirupa dua dimensi adalah cabang seni rupa yang memiliki ukuran panjang dan lebaryang berupa bidang datar dan hanya dapat dinikmati dan dihayati dari depan. Contoh: Seni lukis, seni ilustrasi, seni dekorasi, seni mosaik, seni reklame, seni foto, seni poster, seni gambar, seni grafis dan lain-lain.
  • Seni Rupa Tiga Dimensi (Trimatra). Seni rupa tiga dimensi adalah suatu karya seni yang mempunyai ukuran panjang, lebar dan tebal, ada tonjolan, lekukan dan sebagainya. Contoh: Patung, seni bangunan, seni interior dan seni eksterior.